ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN HIV-AIDS

Konsep Dasar I. Pengertian AIDS adalah sindroma yang menunjukkan defisiensi imun seluler pada seseorang tanpa adanya penyebab yang diketahui untuk dapat menerangkan tejadinya defisiensi, tersebut seperti keganasan, obat-obat supresi imun, penyakit infeksi yang sudah dikenal dan sebagainya. II. Etiologi Penyebab adalah golongan virus retro yang disebut human immunodeficiency virus (HIV). HIV pertama kali ditemukan pada […]

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN PNEUMOTHORAKS

Konsep Dasar a. Pengertian Pneumotoraks adalah adanya udara di dalam rongga pleural antara pleura parietal dan viseral. b. Klasifikasi 1. Berdasarkan terjadinya yaitu artificial, traumatic dan spontan. 2. Berdasarkan lokasinya, yaitu Pneumotoraks parietalis, mediastinalis dan basalis 3. Berdasarkan derajat kolaps, yaitu Pneumotoraks totalis dan partialis. 4. Berdasarkan jenis fistel. Pneumotoraks terbuka. Pneumotoraks dimana ada hubungan […]

ASUHAN KEPETAWATAN KLIEN DENGAN TYPHUS ABDOMINALIS

Pengertian : Typhus abdominalis merupakan infeksi sistemik yang disebabkan oleh kuman SalmonellaTyphosa, Salmonella Paratyphi A, B da C. yang menyerang usus halus khususnya daerah illeum. Penyakit ini termasuk penyakit tropik yang sangat berhubungan erat dengan kebersihan perseorangan dan lingkungan. Dapat dengan mudah berpindah ke orang lain melalui Fecal Oral, artinya kuman Salmonella yang ada pada […]

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GASTRO ENTERITIS (GE)

GASTRO ENTERITIS (GE) A. Pengertian Diare adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan dan keenceran buang air besar. Kekerapan yang masih di anggap normal adalah sekitar 1-3 kali dan banyaknya 200-250 gram sehari. Beberapa kasus klien mengalami peningkatan kekerapan dan kenceran buang air besar walaupun jumlahnya kurang dari 250 mg dalam kuraun waktu sehari (Soeparman 1990). B. […]

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN PNEUMONIA

RENCANA KEPERAWATAN 1. Ketidakefektifan Pola Nafas b.d Infeksi Paru Karakteristik : batuk (baik produktif maupun non produktif) haluaran nasal, sesak nafas, Tachipnea, suara nafas terbatas, retraksi, demam, diaporesis, ronchii, cyanosis, leukositosis Tujuan : Anak akan mengalami pola nafas efektif yang ditandai dengan : Suara nafas paru bersih dan sama pada kedua sisi Suhu tubuh dalam […]

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE

A. PENGERTIAN DHF adalah suatu infeksi arbovirus akut yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk spesies aides. Penyakit ini sering menyerang anak, remaja, dan dewasa yang ditandai dengan demam, nyeri otot dan sendi. Demam Berdarah Dengue sering disebut pula Dengue Haemoragic Fever ( DHF ). B. PATOFISIOLOGI Setelah virus dengue masuk ke dalam tubuh, […]

KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN

Untuk memastikan bahwa staf keperawatan melaksanakan tugasnya dengan baik, manajer keperawatan harus mampu memimpin, meminta, meyakinkan, mendesak dan membujuk stafnya untuk melakukan apa yang seharusnya dikerjakan, tidak bergantung kepada kapan meraka mau melakukannya tetapi pada kapan klien dan rekan kerja memerlukan bantuan mereka, tidak berdasarkan atas kesukaan mereka tetapi pada apa yang seharusnya dilakukan demi […]

JOB DESCRIPTION MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL MODEL PRIMER

KEPALA RUANGAN 1. Sebagai konsultan dan pengendalian mutu perawat primer. 2. Orientasi dan merencanakan karyawan baru. 3. Menyusun jadual dinas dan memberi penugasan pada perawat asisten. 4. Evaluasi kerja. 5. Merencanakan/menyelenggarakan pengembangan staf. 6. Membuat 1-2 pasien untuk model agar dapat mengenal hambatan yang terjadi. 7. Mengikuti timbang terima. 8. Identifikasi tingkat ketergantungan pasien 9. […]

KETENAGAAN KEPERAWATAN DALAM MAKP

KETENAGAAN KEPERAWATAN DALAM MAKP Pada pelayanan keperawatan penataan tenaga keperawatan merupakan hal yang penting mengingat yang berada di sisi klien adalah perawat. Baik buruknya pelayanan keperawatan yang diberikan akan mencerminkan kualitas pelayanan suatu rumah sakit. Dalam penerapan asuhan keperawatan dengan metode MAKP jumlah tenaga perawat yang diperlukan tergantung dari jumlah klien dan derajat ketergantungan klien.

PENGHITUNGAN KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN

1. Berdasarkan Ketergantungan Klien Loveridge dan Cumings ( 1996 ) klasifikasi tingkat ketergantungan klien : Perawatan minimal: 1 – 2 jam/pasien/24 jam Perawatan parsial : 3 – 4 jam/pasien/24 jam Perawatan total : 5 – 5jam/pasien/24 jam Douglas (1975) mengatur kebutuhan tenaga perawat melalui klasifikasi sebagai berikut :